Tampilkan postingan dengan label perabotan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perabotan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2016

Cara Menghilangkan Noda Gosong pada Panci



 

Anda kesulitan menghilangkan noda gosong pada panci, ketel atau penggorengan ? Berikut ada cara mudah untuk menghilangkannya.
  • 1. Masak air di dalam panci atau peralatan masak lainnya yang gosong. Airnya jangan terlalu banyak, cukup sampai noda gosongnya terendam saja
  • 2. Segera tambahkan satu sendok makan asam sitrun/citrun zuur. Bahan ini bisa dibeli di toko-toko kue gitu biasanya, harganya juga murah.
  • 3. Masak air dan larutan asam sitrun tersebut sampai mendidih, kalau s udah mendidih segera angkat panci/peralatan masak yang gosong tersebut dan buang airnya.
  • 4. Setelah itu, tinggal cuci lagi panci/alat masak yang gosong tersebut dengan sabun cuci seperti biasa.
Silahkan dicoba ya.. :)

Rabu, 21 Januari 2015

Membuat Walk-In Closet Sendiri



Video ini bisa menjadi inspirasi untuk para mommies untuk membuat walk in closet sendiri. Terlihat mudah memang..  Apakah benar semudah yang terlihat..? Kita tidak akan tahu sebelum mencobanya.. :D

Senin, 29 Juli 2013

Tips Membersihkan Noda Membandel Pada Keramik dan Perabot Porselen

Noda pada Keramik
Untuk menghilangkan noda pada keramik seperti lantai, kamar mandi dan kloset bukan hal yang mudah, bisa bikin kita kerepotan. Malah mungkin bisa bikin encok kita kambuh lagi,…(wah bisa berabe neh..). Apalagi jika noda tersebut adalah noda membandel yang sulit dihilangkan, seperti percikan semen yang telah mengering, lumut, kerak, noda kusam dan lain-lain.
       
Cara non alami seperti produk2 pembersih pabrikan, memang terkadang bisa membersihkan, namun selain harga yang tidak bersahabat, zat aktifnya bisa berefek negatif, antara lain bersifat Korosif, melukai kulit tubuh, dan gas yang dikeluarkan bisa berbahaya bagi pernafasan.



CUKA
Tips alami, aman dan pasti murah meriah untuk merontokkan noda bandel pada lapisan keramik adalah dengan bumbu dapur yaitu Cuka. Sifat Cuka yang asam dapat mengubah zat-zat tertentu sehingga dapat merontokkan noda membandel pada lapisan keramik dengan sangat efektif. 

Langkah-langkahnya  adalah:

  • Lantai Keramik

Tuangkan cuka secukupnya pada bagian lantai yang terdapat noda dan diamkan selama 5 menit, kemudian gosok dengan lap pel hingga bersih.

  • Kloset

Masukkan kedalam botol spray campuran cuka dan air, lalu semprotkan merata ke seluruh permukaan kloset, diamkan beberapa saat, kemudian lap dengan kain lembut atau spons. Sebagai penghilang bakteri, gunakan cairan anti bakteri atau larutan pemutih dan air dan siram hingga bersih.

  • Showerhead

Masukkan campuran cuka dan air kedalam kantong plastik, kemudian masukkan kepala shower dan ikat dengan karet sehingga kepala shower terendam dan biarkan selama kurang lebih satu jam. Lepaskan kantong dan biarkan air mengalir perlahan, langkah terakhir adalah lap dengan kain hingga bersih.

  • Bathtub

Untuk perawatan, semprot dengan campuran air dan cuka. Sedangkan untuk noda membandel dan kusam, taburkan bubuk baking soda pada noda dan diamkan beberapa saat. Lalu campurkan cuka dan gosok dengan spons atau sikat lembut, terakhir bilas dengan air hingga bersih.

BELIMBING WULUH 
Tips alami lain untuk membersihkan noda pada permukaan keramik adalah dengan belimbing wuluh. Zat asamnya yang sangat tinggi dapat merontokkan noda yang sangat membandel sekalipun.

Langkah-langkahnya adalah:

Kupas blimbing wuluh, gosokkan pada noda, lalu diamkan kurang lebih 10 menit. Gosok dengan kain lap atau sikat plastik hingga bersih. Untuk noda pada nat keramik, gosok dengan sikat gigi, jika perlu tambahkan sabun pembersih pada sikat. Setiap 2 blimbing wuluh mampu membersihkan keramik ukuran 20 cm x 20 cm.

Noda pada Perabot Porselen
Untuk membersihkan noda kusam pada perabot yang sangat bandel, seperti: mug, cangkir, gelas, piring, meja dapur dan lain-lain, sebelum dicuci seperti biasa, semprotkan cuka terlebih dahulu pada noda dan biarkan beberapa saat, kemudian gosok dengan busa pembersih dan bilas hingga bersih.

Untuk membersihkan dengan blimbing wuluh, gosok noda pada permukaan perabot, diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air sampai bersih.

Senin, 12 Januari 2009

Membersihkan Dan Memelihara Keindahan Sofa Kulit

Sofa kulit banyak diminati karena bentuknya elegan dan klasik, selain itu, sofa dari kulit juga termasuk yang tahan lama. Tapi bila pemeliharaannya tidak telaten, lama kelamaan permukaan kulitnya akan mengelupas atau retak-retak.

Merawat dan membersihkan sofa dengan bahan kulit memang tidak gampang-gampang susah, sebab meski termasuk bahan yang mudah dibersihkan, permukaan kulitnya sangat rentan dari cuaca dan kotoran.

Permukaan sofa kulit yang halus perlu dibersihkan secara berkala, yang termudah adalah dengan menggosoknya dengan kain yang lembab sehingga kotoran maupun debu dapat terangkat.

Bila sofa diletakkan di lingkungan yang agak panas, terpapar matahari langsung atau faktor lingkungan lainnya, kebanyakan bahan kulit membutuhkan pelembab agar terhindar dari risiko retak-retak, robek dan berubah warna.

Seperti juga kulit Anda, sofa kulit juga membutuhkan perawatan - khususnya pelembab yang melindungi dari ganasnya sinar matahari dan udara. Jadi sekali atau dua kali setahun, ada baiknya Anda merawat kulit sofa dengan mencuci dudukannya dengan sabun dan spon yang dilembabkan dengan sedikit air hangat.

Lakukan hal yang sama dengan berbagai barang dari kulit di rumah Anda, dari tas kulilt hingga kursi meja makan. Gunakan sabun sedikit saja hingga spon berbusa, sudah cukup untuk membersihkan dan melembabkan permukaannya. Setelah sabun mengering, bilaslah permukaan kulit dengan kain kering yang lembut.

Cara lainnya, Anda bisa menggunakan sabun cair. Cukup tuangkan satu atau dua tetes sabun ke air hangat, lalu usapkan air sabun tersebut menggunakan kain atau spon. Bila sofa Anda mulai terlihat kusam, permukaannya dapat disegarkan dengan menggunakan Lexol conditioner.

Hindari membersihkan sofa kulit dengan menggunakan bahan pembersih kimiawi, terutama bahan-bahan pembersih yang digunakan untuk membersihkan perabotan rumah tangga. Penggunaan bahan kimia tersebut, hanya akan membuat warna dan permukaan kulit sofa Anda mengalami abrasi.

Ingat, layaknya kulit Anda, kulit sofa pun sangat sensitif. Sehingga bahan pembersih yang terlalu keras dan mengandung unsur kimiawi, akan membuat permukaan kulit menjadi iritasi dan terjadi abrasi.