Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perawatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Februari 2016

Cara Mengusir Semut Di Dalam Rumah dengan Bahan Alami



 Serangga yang suka berkeliaran dirumah emang agak ngeselin ya, misalnya saja kecoa, nyamuk, dan juga serangga kecil yang hidup dengan koloni yang banyak alias semut.

Si semut ini sendiri agak susah dideteksi dari mana asal kedatangannya. Bisa saja tiba-tiba datang rombongan semut yang entah dari mana munculnya. Apalagi kalau ada makanan manis, nggak perlu waktu lama para semut pun langsung menyerbu sumber rasa manis tersebut.

Bagi sebagian orang hadirnya para semut mungkin bukanlah masalah yang besar, tapi bagi sebagian orang lainnya semut bisa jadi adalah hewan yang sangat mengganggu keseharian. Dan yang biasanya dilakukan untuk mengusir semut-semut ini adalah dengan menggunakan alat penyemprot serangga. Namun, menggunakan alat penyemprot serangga dianggap kurang ampuh, karena rombongan semut itu pun akan kembali lagi. Selain itu efek dari bahan kimia alat penyemprot serangga kurang baik bagi lingkungan.



Jangan khawatir dulu, ada kok bahan-bahan alami yang mudah didapatkan untuk mengusir semut dari rumah. Pastinya bahan-bahan ini ampuh dan tidak memiliki efek berbahaya pada lingkungan. Ini dia bahan-bahannya :D

1. Cuka

Cuka adalah salah satu bahan penolak semut alami. Cara menggunakannya adalah isikan cuka ke dalam botol dan semprotkan ke semua tempat masuknya semut. Setelah cuka mengering, ulangi proses ini selama beberapa hari. Cara ini akan mencegah semut kembali masuk ke rumah.

2. Kapur

Nah ini salah satu cara yang menarik. Semut tidak akan pernah menyeberangi garis kapur yang telah dibuat. Sehingga sangat mudah untuk mengakhiri jalan semut menggunakan kapur. Yang dibutuhkan adalah beberapa kapur putih biasa kemudian kita tinggal menggambar garis di sekitar sarang semut.

3. Bedak bayi


Ini adalah salah satu pengobatan rumah yang aman dan mudah untuk membunuh semut di rumah. Taburkan bubuk bayi di setiap titik semut masuk. Ini akan memblokir mereka untuk memasuki rumah kamu gaes.

4. Perasan jeruk




Selain memberikan bau segar untuk rumah, perasan jeruk ternyata bisa juga digunakan untuk membasmi semut. Cukup semprotkan beberapa perasan jeruk ke jalan semut. Ini adalah salah satu cara yang efektif dan alami untuk membunuh semut di rumah.

5. Ampas kopi

Kamu bisa coba menaburkan ampas kopi di sekitar tepi rumah, dijamin semut ga akan berani masuk ke rumahmu. Ampas kopi yang ditaburi di taman juga akan membuat semut menjauh dari tanaman.

Selamat mencoba :)

Minggu, 31 Januari 2016

Menghilangkan Noda Minyak pada Pakaian


Apakah pakaian Anda terkena oli saat mengganti oli mobil? Apakah Anda lupa telah menyimpan pelembab bibir di kantong celana dan ikut tercuci? Anda pun mungkin juga terkena cipratan minyak saat menggoreng calamari. Apapun noda lemak atau minyak yang menempel pada pakaian, pasti ada cara untuk menghilangkannya dengan menggunakan salah satu atau beberapa cara di bawah ini.


Cara Pertama: Bedak bayi

1. Keringkan noda lemak atau minyak dengan tisu. Usahakan untuk mengeringkan noda lemak atau minyak pada pakaian sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Tutupi noda lemak atau minyak dengan bedak bayi yang cukup banyak. Gunakan bedak bayi apa saja. Jika tidak ada bedak bayi, gunakan bahan-bahan penyerap berikut ini:
- Tepung maizena
- Garam

3. Bersihkan bedak bayi dari pakaian dengan tisu atau sendok. Lakukan dengan hati-hati agar tidak ada bedak yang menyebar ke bagian lain pakaian.

4. Bubuhkan sedikit sabun pencuci piring dan air pada noda pakaian. Ketika sabun mulai berbusa, gosoklah noda dengan gerakan memutar menggunakan sikat gigi bekas.
Bersihkan noda pada dua sisi pakaian, yaitu bagian luar dan dalam.

5. Cucilah pakaian tersebut dengan sabun cuci, namun pisahkan dari pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera pada label pakaian dengan benar.
Jemur pakaian di tempat terbuka. Mengeringkan pakaian dengan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Kedua: Sabun Pencuci Piring

1. Tutupi daerah yang bernoda lemak dengan sabun pencuci piring cair. Sabun penghilang noda memang bisa digunakan, namun tidak terlalu diperlukan.
Jika menggunakan sabun pencuci piring berwarna, jangan lupa untuk mencairkannya. Jika tidak dicairkan, maka deterjen tersebut malah akan membuat noda pada pakaian.

2. Untuk noda yang sulit dihilangkan, sikatlah dengan sikat gigi bekas. Sikat gigi dapat menghilangkan noda lebih baik daripada dikucek dengan tangan.

3.Bubuhkan sabun langsung pada noda. Sabun cuci tersebut akan larut dengan cepat. Sabun pencuci piring memiliki kandungan khusus yang dapat menyerap lemak. Gunakan sabun pencuci piring merek apa saja, terserah Anda.

4. Bilaslah bagian pakaian yang bernoda dengan air atau cuka. Cuka adalah bahan pembersih alami yang biasa digunakan untuk berbagai keperluan. Jika ingin menggunakan cuka sebagai penghilang noda pakaian, campurkan satu bagian cuka dengan dua bagian air. Rendam pakaian yang terkena noda dalam campuran tersebut.

5. Cucilah pakaian yang terkena noda dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Ketiga: Cairan Penghilang Noda dan Air Panas

1. Gunakan cairan penghilang noda khusus untuk menghilangkan noda lemak dan/atau minyak. Semprotkan cairan penghilang noda dalam jumlah yang cukup banyak pada bagian pakaian yang bernoda dan gosok dengan sikat gigi bekas.

2. Sementara itu, masak air sampai mendidih. Biarkan cairan penghilang noda bekerja saat Anda memasak air.

3. Angkat panci dari kompor dan siramkan air panas pada noda dengan cara mengangkat panci dan menuangkannya pada posisi yang tinggi. Ada hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan langkah ini:

4. Letakkan pakaian bernoda di atas bak, bak wastafel, atau tempat yang aman. Jangan letakkan pakaian di atas lantai dan menyiramkan air panas pada pakaian (karena bisa mengenai kaki Anda).

5. Angkatlah panci berisi air panas tersebut setinggi mungkin. Hal ini harus dilakukan karena:
-Air yang sangat panas bisa menguraikan lemak dan/atau minyak.
-Air akan menghilangkan noda lemak/minyak dengan kuat. Semakin tinggi air disiramkan ke atas noda, maka akan semakin kuat air tersebut menyingkirkan noda.
Hati-hati! Anda menggunakan air panas untuk mencuci pakaian. Pastikan agar air benar-benar tersiram pada pakaian. Jangan sampai air panas itu mengenai Anda.

6. Cucilah pakaian dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lainnya. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera pada label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Cara Keempat: WD-40 atau Lighter Fluid

1. Selain menggunakan sabun cuci, semprotkan sedikit cairan pembersih merek WD-40 atau lighter fluid (cairan untuk korek api gas) pada pakaian. WD-40 efektif menghilangkan lemak pada pakaian dan sama halnya dengan lighter fluid.

Semprotkan WD-40 atau lighter fluid pada bagian pakaian yang tidak terlihat sebelum Anda menyemprotkannya pada bagian yang bernoda. Lebih baik berjaga-jaga daripada Anda akan menyesal nantinya.

2. Diamkan pakaian yang sudah disemprot WD-40 atau lighter fluid selama 20 menit.

3. Cucilah pakaian yang telah disemprot WD-40 atau lighter fluid dengan cara direndam di dalam air hangat.

4. Cucilah pakaian yang terkena noda dengan sabun cuci, namun pisahkan dengan pakaian lain. Ikuti petunjuk pencucian yang tertera label pakaian dengan benar.
Ketika sudah siap dikeringkan, pakaian cukup diangin-anginkan saja. Mengeringkan pakaian menggunakan pengering mekanik yang sangat panas akan menyebabkan noda minyak atau lemak tetap menempel pada pakaian.

Selasa, 18 Maret 2014

Tips Merawat Boneka

Si kecil suka bermain-main dengan bonekanya? Hati-hati, tanpa perawatan yang baik boneka yang lucu ini malah bisa jadi sumber penyakit. Permukaannya yang halus dan lembut gampang sekali menyerap debu dan jika lembab jadi tempat bersembunyi yang asik untuk bakteri.

Berikut adalah tips membersihkan dan merawat boneka kesayangan si kecil tanpa merusaknya:

1. Jika bonekanya hanya berdebu, cukup diseka dengan kain yang telah dibasahi air hangat atau dibersihkan dengan menggunakan selotif. Tempelkan selotif pada bagian yang berdebu lalu lepas kembali selotifnya.


2. Tidak semua boneka bisa dicuci dengan mesin cuci. Jadi sebaiknya lihat dilabelnya dan ikuti instruksinya. Jika bisa dicuci dengan mesin cuci, ada hal-hal yang harus diperhatikan;
- Pastikan boneka tidak sobek, jika sobek dijahit terlebih dahulu.
- Jika bernoda, taruh diterjen di atasnya dan biarkan beberapa saat sebelum di cuci.
- Jika boneka dicuci bersamaan dengan cucian lain (pakaian) sebaiknya boneka di masukkan ke dalam sarung bantal dan dengan kecepatan paling lambat.
- Jangan mengeringkannya di mesin pengering sebagai antisipasi jika bahan pengisi boneka adalah bahan yang dapat menyusut.

3. Cara mencuci boneka secara manual; larutkan deterjen dalam air lalu masukkan boneka yang telah dibasahi sebelumnya, biarkan beberapa menit, kucek, lalu bersihkan.

4. Menjemur boneka sebaiknya tidak langsung dibawah sinar matahari karena dapat memudarkan warna.

5. selesai dicuci dan kering, sisir boneka dengan sisir rambut.

6. untuk boneka yang sudah tua dan berbulu lembut; masukkan boneka dalam tas kertas dan beri baking soda. Guncang-guncangkan sampai baking sodanya menempel rata di boneka. Biarkan sekitar setengah jam dan kemudian bersihkan menggunakan handuk.

Sumber : http://www.perigigishop.com
Sumber gambar : http://www.dhgate.com

Sabtu, 15 Maret 2014

Cara membersihkan perhiasan emas dan perak


Cara membersihkan emas :

Pertama siapkan terlebih dahulu perlengkapan untuk membersihkan perhiasan yaitu sabun bayi, sikat lembut, kain lembut, dan air hangat dua mangkuk.

Setelah perlengkapan tersedia, lakukan proses pembersihan dengan menuangkan sabun bayi beberapa tetes ke dalam satu mangkuk air hangat. Setelah dituangkan kemudian di adauk-aduk hingga sabun benar-benar bercampur rata dengan air.

Langkah selanjutnya adalah ambil perhiasan yang hendak dibersihkan kemudian masukkan kedalam air yang telah tercampur dengan sabun bayi dan rendam perhiasan selama kurang lebih 10 menit.cara membersihkan emas



Setelah proses perendaman selama 10 menit, pastinya kotoran sudah mudah di bersihkan. Gunakanlah sikat lembut untuk membersihkan kotoran yang bersembunyi di sela-sela motif perhiasan. Bersihkan secara perlahan, hati-hati dan teliti sembari memastikan tidak ada lagi kotoran yang tertinggal.

Setelah proses penyikatan selesai dan sudah yakin tidak ada kotoran yang tertinggal, celupkan secara berulang kedalam air hangat yang telah disediakan di mangkuk. Proses ini dilakukan untuk membersihkan kotoran sekaligus membilas sisa sabun yang masih menempel pada perhiasan.

Setelah proses pembilasan selesai, pastikan bahwa tidak ada sama sekali sisa-sisa sabun dan kotoran yang menempel pada perhiasan. Kemudian ambil kain kering dengan tekstur lembut untuk mengeringkan perhiasan.

Setelah dikeringkan dengan kain lembut kita harus mengangin-anginkan perhiasan tersebut agar benar-benar tidak ada sisa air pada sela-sela perhiasan emas.

Cara membersihkan perhiasan perak :

Sebelum membersihkan perhiasan, bersihkan dahulu perhiasan dari debu dan kotoran pada permukaannya. Anda bisa menggunakan kain dari bahan yang lembut untuk membersihkannya. Ini untuk menghindari dari kerusakan perhiasan karena gesekan yang kasar. Yang perlu diingat saat membersihkan perhiasan perak, gosokkan lap ke arah yg sama pada perhiasan perak anda, dan dgn arah lurus. Jika Anda membersihkan secara melingkar, dikhawatirkan akan menggores perhiasan tersebut.

Rendam perhiasan perak dengan air panas yang telah dicampur 2-3 sendok baking soda. Pastikan perhiasan benar-benar terendam dalam campuran air baking soda.

Diamkan selama 2-3 menit lalu keringkan dengan kain lembut. Pastikan benar-benar kering agar terhindar kerusakan pada perhiasan. Dengan perawatan ini perhiasan perak kembali cerah.

Perak juga dapat dibersihkan dengan deterjen. Campurkan air hangat dengan 2-3 sendok deterjen dan bersihkan perhiasan di dalam mangkuk dengan sikat gigi.

Perlu diperhatikan, bandul atau batu permata jangan sampai terkena deterjen, karena ia akan merusak kejernihan batu permata.

Saat menyimpannya, jauhkan dari cahaya dan udara. Bungkus dengan kertas kedap air, lalu masukkan kedalam plastik dan simpan ditempat yang gelap. Jika memungkinkan, simpan perhiasan perak ke dalam jewelry box berbahan beludru, dan jauhkan dari apapun yg berbahan logam.

Sumber : http://missjoaquim.com
Sumber gambar : http://mierabella2000.blogspot.com

Senin, 26 Agustus 2013

Tips Merawat Peralatan Masak Anti Lengket

Panci anti lengket merupakan salah satu penemuan paling baik di dunia perlengkapan dapur. Dengan panci atau wajan ini, memasak jadi lebih mudah. Lagi pula wajan serta perlengkapan masak lain yang berlabel anti lengket memang sengaja diciptakan untuk menghasilkan makanan yang lebih sehat, karena berarti mengurangi jumlah minyak yang dipakai. Disamping itu juga menghemat waktu untuk mencuci dan membersihkannya.

Dengan segala keunggulan yang dimiliki, penting juga untuk menjaga panci dan wajan anti lengket agar tetap awet sehingga dapat digunakan untuk waktu yang lama.


Bila di dasar panci atau wajan ada kerak hitam, gunakan citrun untuk membersihkannya.

Caranya : 

Masak air yang telah diberi citrun dan rendam bersama alat dapur yang gosong tersebut. Setelah itu, cuci dengan sabun seperti biasa, untuk melepaskan kerak hitamnya, sehingga alat masak akan kembali bersih. 

Selain itu ada beberapa kebiasaan yang harus dihindari dengan panci atau wajan anti lengket anda :

  1. Jangan memotong daging, sayuran atau bahan lainnya di dalam panci atau wajan dengan pisau metai, karena akan mengakibatkan goresan di permukaan. Walau goresannya hanya sedikit, namun tetap bisa membuat panci atau wajan tersebut berkarat.
  2. Gunakan peralatan dari karet atau spatula silicon untuk mengambil makanan dari panci atau wajan supaya tidak menimbulkan gores.
  3. Perubahan suhu air yang drastis, misalnya wajan dalam keadaan sangat panas langsung disiram air dingin dapat menyebabkan kerusakan pada bentuk lapisan, sehingga tak bisa digunakan lagi untuk memasak. Sehabis dipakai, sebaiknya biarkan wajan benar-benar dingin sebelum dicelupkan ke air untuk dicuci.
  4. Sabut cuci piring umumnya cukup keras untuk mencuci semua peralatan anti lengket. Akibatnya peralatan masak anti lengket jadi rusak. Sebaiknya cuci dengan tangan kemudian langsung dilap hingga kering. Pastikan sudah benar-benar kering sebelum disimpan.
  5. Hampir semua peralatan masak anti lengket di desain untuk memasak dengan panas rendah hingga sedang. Panas yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan lapisan anti lengket meleleh atau melepuh, sehingga membuat wajan atau panci jadi rusak.
  6. Untuk merawat dan membuatnya panjang umur, ada baiknya baca aturan pakai mengenai panas yang dapat digunakan oleh masing-masing peralatan tersebut. Setiap merk tentu memiliki aturan yang berbeda-beda

Sabtu, 27 Juli 2013

Tips Merawat Peralatan Dapur

Pisau dapur. 
Setelah digunakan untuk memotong bawang, bau bawang biasanya masih menempel pada pisau. Untuk menghilangkan bau bawang pada pisau, gunakanlah pisau itu untuk memotong kentang beberapa kali. Jika baunya masih ada, pangganglah pisau di atas api

Ketel. 
 Ketel yang sudah lama dipakai dipakai, perlu dibersihkan karena dindingnya berkerak sehingga menghambat proses pemanasan. Isi ketel dengan air, beri sedikit cuka dan garam ,kemudian diamkan semalam. Keesokan harinya kerak akan lepas dengan mudah.



Panci dan wajan.
 Panci dan wajan yang berkerak, dapat dibersihkan dengan menyiramkan larutan garam dan cuka. Panci alumunium akan berkilau kembali bila digunakan untuk memasak potongan apel, tomat atau kentang.

Parutan besi. 
 Karat pada parutan besi bisa dihilangkan dengan cara parutkan potongan singkong yang sudah dikupas. Diamkan selama 1 jam, kemudian cuci dan olesi dengan minyak goreng.

Talenan kayu. 
Talenan kayu yang kusam bisa dibersihkan dengan taburkan garam, kemudian gosok dengan potongan jeruk nipis atau lemon, kotoran akan mudah terangkat.

Panci dan wajan teflon. 
Penyimpanan panci atau wajan teflon sebaiknya jangan ditumpuk. Jika harus ditumpuk lapisi tiap peralatan dengan tissue agar lapisan teflonnya tidak tergores.

Sabtu, 26 Maret 2011

Langkah Agar Karpet Bersih dan Awet

Karpet merupakan salah satu perlengkapan di rumah yang perlu penanganan khusus dalam merawatnya. Cara-cara perawatan yang kurang tepat bisa membuat karpet bertambah kotor dan mudah rusak.

Bersihkan karpet Anda dengan cara yang tepat agar selalu awet. Berikut ini tipsnya, seperti dikutip dari Helium:

1. Bersihkan Sesering Mungkin
Karpet harus sering dibersihkan menggunakan penyedot debu/vacuum cleaner, terutama jika Anda baru saja memasang karpet. Meski tampak bersih, serat-serat pada karpet bisa tercampur dengan debu dan kotoran. Jika dibiarkan terlalu lama, kotoran akan menumpuk. Selain tidak baik untuk kesehatan, kotoran yang menumpuk juga akan lebih cepat merusak karpet.

Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner minimal seminggu sekali. Fokuskan pada daerah yang sering dilewati orang, karena biasanya kotoran paling banyak menempel di area tersebut.

2. Jangan Berjalan dengan Kaki Telanjang
Banyak orang beranggapan bahwa berjalan di rumah tanpa alas kaki bisa membuat karpet bersih lebih lama. Namun anggapan itu tak sepenuhnya benar. Kaki mengeluarkan keringat dan minyak. Saat bersentuhan dengan karpet, minyak dan keringat menempel pada karpet sehingga menyebabkan debu dan kotoran mudah melekat. Sebaiknya kenakan kaus kaki atau slippers saat berjalan di atas karpet.

3. Jangan Cuci Karpet dengan Sabun
Sebaiknya jangan cuci karpet Anda dengan deterjen atau cairan pembersih yang mengandung sabun. Busa yang dihasilkan sabun akan meninggalkan sisa-sisa residu yang justru akan mengikat lebih banyak debu di karpet.
Selain itu, residu sabun yang tertinggal juga bisa melemahkan serat karpet sehingga membuat karpet mudah robek atau rusak.

Bahan paling tepat untuk membersihkan karpet tanpa merusaknya, ternyata cukup mudah didapat, yaitu cuka putih. Campurkan satu botol cuka dengan satu galon air. Siramkan campuran tersebut ke atas karpet, sikat sebentar, lalu bilas dengan air bersih.
Jangan khawatir rumah Anda akan berbau cuka, karena baunya akan hilang dalam 24 jam. Hanya pastikan karpet Anda tidak dalam keadaan lembab terlalu lama.

Kamis, 08 Juli 2010

Tips Merawat Bedcover dan Sprei Anda



Berikut langkah-langkahnya :
  1. Cuci sprei bed cover dan cover sprei dengan menggunakan air dingin atau hangat
  2. Jika mencuci bed cover sprei menggunakan mesin cuci pilih putaran normal atau sedang
  3. Jangan mencuci bed cover dan sprei menggunakan pemutih
  4. Jangan merendam sprei bed dan bed cover menggunakan sabun cuci (deterjen) terlalu lama,  sebaiknya tidak direndam
  5. Sprei tidak boleh disikat
  6. Jangan memeras cover sprei terlalu keras
  7. Sprei bedcover tidak boleh dijemur dibawah terik matahari langsung, disaat menjemur sprei bed cover dengan posisi dibalik 
  8. Setrika bed cover sprei dengan panas sedang
Selamat mencoba

Sabtu, 17 Januari 2009

Merawat Peralatan Dapur Berbahan Aluminium

Bagi Anda yang memiliki peralatan dapur berbahan aluminium, berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan :

1. Rebuslah air yang sudah ditambahkan sedikit cuka hingga mendidih dalam peralatan baru atau yang belum digunakan seperti wajan, panci, pengukus dan alat memasak lainnya yang berbahan aluminium. Hal ini bisa mencegah makanan lengket saat diolah.

2. Untuk membersihkan peralatan yang menghitam atau berkarat, campurlah 1 liter air dan tambahkan 1 sendok teh krim of tartar. Rebus selama 10 menit dalam alat tersebut, angkat. Selanjutnya gosok dengan spon hingga bersih selagi air rebusan masih hangat.

3. Untuk menghilangkan bau amis atau anyir yang masih menempel, bubuhi dengan beberapa tetes air jeruk nipis/lemon. Diamkan selama 15 menit, lalu cuci bersih menggunakan sabun cuci dan spon.

4. Khusus untuk loyang, cetakan kue dan wadah lainnya yang tidak terkena api langsung, setelah dicuci bisa dikeringkan di bawah terik matahari atau panaskan dalam oven selama 2 menit. Bisa juga dengan dikeringkan menggunakan lap bersih, untuk menghilangkan noda atau flek yang akan merusak penampilan peralatan tersebut.

5. Agar oven konvensional tahan lama, selalu bersihkan seluruh bagiannya mulai dari kaca, rak, hingga bagian bawah oven yang langsung terkena api.

Senin, 12 Januari 2009

Membersihkan Dan Memelihara Keindahan Sofa Kulit

Sofa kulit banyak diminati karena bentuknya elegan dan klasik, selain itu, sofa dari kulit juga termasuk yang tahan lama. Tapi bila pemeliharaannya tidak telaten, lama kelamaan permukaan kulitnya akan mengelupas atau retak-retak.

Merawat dan membersihkan sofa dengan bahan kulit memang tidak gampang-gampang susah, sebab meski termasuk bahan yang mudah dibersihkan, permukaan kulitnya sangat rentan dari cuaca dan kotoran.

Permukaan sofa kulit yang halus perlu dibersihkan secara berkala, yang termudah adalah dengan menggosoknya dengan kain yang lembab sehingga kotoran maupun debu dapat terangkat.

Bila sofa diletakkan di lingkungan yang agak panas, terpapar matahari langsung atau faktor lingkungan lainnya, kebanyakan bahan kulit membutuhkan pelembab agar terhindar dari risiko retak-retak, robek dan berubah warna.

Seperti juga kulit Anda, sofa kulit juga membutuhkan perawatan - khususnya pelembab yang melindungi dari ganasnya sinar matahari dan udara. Jadi sekali atau dua kali setahun, ada baiknya Anda merawat kulit sofa dengan mencuci dudukannya dengan sabun dan spon yang dilembabkan dengan sedikit air hangat.

Lakukan hal yang sama dengan berbagai barang dari kulit di rumah Anda, dari tas kulilt hingga kursi meja makan. Gunakan sabun sedikit saja hingga spon berbusa, sudah cukup untuk membersihkan dan melembabkan permukaannya. Setelah sabun mengering, bilaslah permukaan kulit dengan kain kering yang lembut.

Cara lainnya, Anda bisa menggunakan sabun cair. Cukup tuangkan satu atau dua tetes sabun ke air hangat, lalu usapkan air sabun tersebut menggunakan kain atau spon. Bila sofa Anda mulai terlihat kusam, permukaannya dapat disegarkan dengan menggunakan Lexol conditioner.

Hindari membersihkan sofa kulit dengan menggunakan bahan pembersih kimiawi, terutama bahan-bahan pembersih yang digunakan untuk membersihkan perabotan rumah tangga. Penggunaan bahan kimia tersebut, hanya akan membuat warna dan permukaan kulit sofa Anda mengalami abrasi.

Ingat, layaknya kulit Anda, kulit sofa pun sangat sensitif. Sehingga bahan pembersih yang terlalu keras dan mengandung unsur kimiawi, akan membuat permukaan kulit menjadi iritasi dan terjadi abrasi.

Jumat, 09 Januari 2009

Membersihkan Keramik dengan Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh atau belimbing sayur memiliki kadar asam yang tinggi, sehingga mampu menghilangkan noda baik di lantai, dinding maupun perabotan yang terbuat dari keramik. Selain murah, caranya pun cepat dan mudah dilakukan.

Bahan yang dibutuhkan:
- Belimbing wuluh (sayur)
- Sikat plastik atau sikat gigi
- Lap kering atau basah
- Sabun colek
- Sarung tangan plastik

Langkah-langkah pengerjaan:

1. Kupas bagian daging belimbing wuluh, kemudian gosokan ke permukaan keramik secara merata. Diamkan selama 10 menit agar kadar asamnya bekerja.

2. Bersihkan keramik dengan menggunakan sikap plastik dengan menggosokan satu arah, baik vertikal maupun horisontal sampai noda terangkat. Untuk nat keramik, gunakan sikat gigi. Jika perlu, tambahkan sabun pembersih pada sikat untuk hasil optimal.

3. Lap dengan kain, basah maupun kering. Lakukan secara perlahan dan sedikit di tekan. Lantai keramik pun bersih lagi.

Catatan:

- Pilih belimbing wuluh yang matang, tapi tidak terlalu tua agar khasiatnya optimal. Belimbing yang terlalu tua, kadar asamnya sudah berkurang, sedangkan belimbing yang masih muda kadar asamnya belum terlalu tinggi.

- Hindari menggunakan air sewaktu menggosok belimbing wuluh di permukaan lantai keramik, sebab air akan mengurangi kadar asam.

Kamis, 25 Desember 2008

Merawat Perabotan Perak

Mengoleksi Perabot rumah tangga dari perak memang menyenangkan, namun jika salah perawatan perabot perak anda akan berubah kusam dan karatan. Simak tips perawatan yang benar agar properti anda tetap berkilau dan tahan lama tentunya.

  • Peralatan makan makan yang terbuat dari perak sebaiknya segera dicuci dengan dengan air sabun hangat. Gosok perlahan dengan spons lembut, bilas dengan air bersih dan segera dikeringkan.
  • Jangan pernah membiarkan piranti makan atau alat hidang kotor terlalu lama, apalagi setelah di pakai untuk menyajikan makanan yang mengandung cuka, belerang (kuning telur) dan garam. lapisan luar logam perak akan menjadi korosi jika tidak segera dibersihkan.
  • Merendam terlalu lama juga tidak dibenarkan, apalagi di dalam sabun cuci yang kandungan sodanya tinggi. Kilau perak akan pudar karenanya.
  • Lakukan perawatan berkala setiap satu tahun sekali. Caranya dengan menggosok dengan kain cotton yang sudah dibasahi dengan silver polish. Hentikan gosokan setiap kain yang digunakan terlihat kotor, ganti dengan kain baru, lakukan sampai perabotan benar-benar bersih dan bersinar.
  • Jika ada noda karatan yang sukar dihilangkan, jangan dikerok dengan benda tajam. Gosok dengan cairan penghilang noda khusus untuk logam, lakukan sampai noda benar-benar hilang.
  • Menyimpan perabotan dari perak tidak boleh saling bersentuhan langsung. Balut dengan kain lembut/beludru setiap perabotnya, ini dilakukan agar tidak saling menggores. Jika akan di simpan lama, pastikan kalau perabot benar-benar dalam kondisi bersih dan kering, jika tidak sisa air akan meninggalkan bercak yang sulit dihilangkan.