Tampilkan postingan dengan label # Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label # Kesehatan Anak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Juni 2016

[TIPS] Cara Tepat Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Cara Tepat Meningkatkan Nafsu Makan Anak - Hai bunda apa kabar?? hari ini kami kembali hadir memberikan tips dalam meningkatkan nafsu makan anak, jadi bagi bunda yang udah pusing dan bingung silahkan disimak artikel ini dengan baik yaa…!!!
Cara Tepat Meningkatkan Nafsu Makan Anak
Cara Tepat Meningkatkan Nafsu Makan Anak

Tubuh manusia seperti mesin mobil yang membutuhkan bahan bakar untuk bergerak. Begitu juga tubuh manusia, membutuhkan asupan makanan untuk melakukan segala aktivitas sehari-hari. Jika di dalam tubuh tidak memiliki ‘bahan bakar’, otomatis tubuh akan ‘mogok’ seperti mobil yang kehabisan bensin. 

Namun, terkadang manusia memiliki pola makan yang berubah-ubah, dengan kata lain makan tidak sesuai jadwal. Terlebih bagi anak-anak, seringkali mereka susah untuk diajak makan dan itu menimbulkan pola makan yang salah. Jika pola makan yang tidak teratur pada anak-anak selalu dibiasakan, maka anak akan kehilangan nafsu makannya dan hal tersebut bisa memberikan efek buruk bagi kesehatannya. 

Bagi para orangtua yang memiliki anak dengan nafsu makan sangat rendah, anda harus mencoba beberapa cara meningkatkan nafsu makan anak, seperti memberikan vitamin atau suplemen yang khusus untuk anak-anak.

Perlu diperhatikan juga, memberikan suplemen penambah nafsu makan saja tidak cukup, sebagai orangtua anda harus cukup kreatif untuk membujuk anak-anak anda makan dengan teratur. Ada beberapa cara mudah, sederhana, dan kreatif untuk meningkatkan nafsu makan anak.


Meningkatkan Nafsu Makan Anak secara Alami

Anda mungkin tidak ingin membuat anak anda merasa takut ketika disuruh makan, namun cara yang biasa saja tidak menarik mereka untuk menyantap hidangan yang telah anda siapkan. Cara pertama, anda bisa berkreasi dengan makanan mereka dan memberikan tampilan lucu serta unik sehingga mereka tertarik untuk menyentuhnya. Sebagai contoh, anda bisa membuat nasi goreng dengan hiasan menyerupai wajah panda menggunakan bahan-bahan alami, seperti wortel, nori, tomat, telur, dan lain sebagainya.

Selain membuat makanan menjadi lebih artistik, anda juga bisa sesekali bereksperimen dengan membuat masakan berbeda. Untuk saran, anda bisa mengganti ayam goreng dengan nugget. Dengan bahan yang sama, anda bisa membuat jenis makanan berbeda. Dengan begitu anak tidak akan merasa bosan dan ingin merasakan lauk-pauk yang baru. Jika kedua cara di atas belum berhasil membuat nafsu makan anak meningkat, cobalah dengan beberapa jenis buah-buahan, contohnya pepaya, pisang ambon, dan juga jeruk. Ketiga buah tersebut dipercaya mampu meningkatkan nafsu makan baik bagi anak-anak maupun bagi orang dewasa. Untuk lebih tahu, anda bisa membuktikannya sendiri.


Meningkatkan Nafsu Makan Anak dengan Jamu Tradisional

Jamu tradisional telah dipercaya mampu mengatasi berbagai macam penyakit, untuk ketahanan tubuh, serta mengatasi susah makan pada anak. Menggunakan jamu tradisional merupakan salah satu cara meningkatkan nafsu makan anak yang tidak menimbulkan efek samping berbahaya. Jamu tidak selalu diolah dengan bentuk minuman, namun bahan-bahan alami yang dipergunakan tanpa adanya bahan tambahan kimia juga disebut sebagai jamu. Bahan pertama yang bisa digunakan adalah daun kenikir. Daun kenikir seringkali dimasak sayur dan juga digunakan sebagai lalapan. Anda bisa mencincang halus daun kenikir dan diolah bersama dengan makanan kesukaan buah hati. Dengan begitu, anak anda akan memiliki nafsu makan yang lebih baik.

Selain menggunakan daun kenikir, anda juga bisa memanfaatkan tanaman herbal temulawak untuk dijadikan suplemen penambah nafsu makan. Cara membuat ramuannya pun sangat mudah, cukup memarut halus temulawak dan siram dengan air panas, peras hingga anda mendapatkan sarinya. Campur air perasan temulawak dengan gula jawa atau gula aren dan berikan pada buah hati anda. Dengan rutin mengkonsumsi jamu ini setidaknya 3 kali sehari, maka nafsu makan akan kembali seperti semula.

Nah itulah beberapa tips dalam meningkatkan nafsu makan anak yang bisa saya berikan disini, semoga tips ini bisa membantu bunda yang sedang mencari ide atau solusi tersebut. Ohya jangan lupa juga untuk membaca artikel saya tentang cara mengetahui penyebab anak menjadi nakal dan tips mengatasinya disini, semoga bermanfaat ya..!!!

Rabu, 22 Juni 2016

Tips Menaikan Berat Badan Bayi, Berikut ulasan lengkapnya...!!!

Tips Menaikan Berat Badan Bayi - Artikel kali ini KAMI akan memberikan Tips dalam menaikkan berat badan bayi, untuk itu silahkan disimak ya…!!! 

Umumnya bayi yang lahir memiliki ciri dan berat badan yang berbeda antara satu dengan yang lainnya, rata rata dua setengah hingga empat setengah Kilogram normalnya berat badan bayi yang baru lahir. Genetik, nutrisi, serta kesehatan sang bunda selama kehamilan merupakan salah satu penentu ukuran dan berat badan sang buah hati. Namun janganlah cemas bagi bunda yang ketika melahirkan bayi memiliki berat badan yang rendah, yang penting ketika berat badan yang dapat dicapai setelah bayi dilahirkan.

Tips Menaikan Berat Badan Bayi, Berikut ulasan lengkapnya...!!!
Tips Menaikan Berat Badan Bayi, Berikut ulasan lengkapnya...!!!
Kartu Menuju Sehat (KMS) merupakan buku yang bisa dijadikan panduan bagi bunda, untuk mencatat grafik berat badan bayi dan sebagai acuan tumbuh kembang bayi.

Biasanya pada saat bulan ke empat berat badan bayi akan mengalami kenaikan 2 kali lipat dibandingkan ketika saat bayi dilahirkan.Tetapi kita jangan hanya terpaku pada perkembangan berat badan sang bayi saja,namun anda juga tetap harus memperhatikan tinggi badan, lingkar kepala dan juga otak bayi anda. Maksudnya memperhatikan lingkar kepala dan otak bayinya adalah mengetahui ukuran tengkorak bayi serta memperhatikan otaknya berkembang secara normal atau tidak dengan demikian dokter bisa mendeteksi dini pertumbuhan pada bayi apakah normal atau abnormal.

Tips ampuh menaikkan berat badan bayi

Jangan jadikan penampilan fisik bayi anda dalam menentukan apakah bayi anda bermasalah dengan berat badannya, karena penampilan fisik sang bayi tidak menjadi alasan yang kuat. Namun cara yang baik adalah dengan menghitung perbandingan antara tinggi badan bayi dan berat badan bayi apakah termasuk ideal atau tidak, dan jika memang terbukti bahwa berat badan bayi anda termasuk kategori yang kurus segeralah cari apa yang menyebabkan berat badan bayi bermasalah.

Berikut ini penyebab berat badan bayi anda bermasalah


  •  Gangguan kesehatan yang dialami bayi


Biasanya gangguan yang terjadi adalah gangguan pada bagian pencernaan atau penyerapan atau diare, yang berimbas pada berkurangnya nafsu makan sang bayi sehingga berpengaruh pada berat badannya.

  •  Bayi mulai memasuki masa pertumbuhan tinggi badan

Ini salah satu penyebab berat badan bayi anda menjadi bermasalah, karena ketika memasuki masa pertumbuhan yaitu saat bayi berusia lebih dari enam bulan, bayi akan menjadi lebih aktif yang menyebabkan terjadinya penurunan berat badan bayi tetapi masih dalam hal yang wajar.

  •  Asupan Nutrisi yang tidak seimbang

Peran sang ibu sangat menentukan dalam pemberian asupan nutrisi sang bayi, untuk itu anda disarankan agar lebih teliti dalam memberikan Makanan Pendukung Air Susu Ibu.


Dan ini adalah tips menaikkan berat badan sang bayi :


  •  ASI berkualitas

Cara yang terbaik dapat diberikan untuk bayi berusia dibawah 6 bulan adalah dengan lebih meningkatkan lagi kualitas ASI sang ibu, caranya dengan memberikan asupan makanan yang sehat dan bernutrisi kepada ibu yang menyusui serta disarankan untuk dapat mengendalikan beban pikiran atau tekanan-tekanan yang bisa menyebabkan stres pada ibu yang menyusui yang dapat berefek pada menurunnya kualitas ASI tersebut.

  •  MPASI yang tepat

Perhatikan lah bahan MPASI yang akan anda berikan bila ingin menaikkan berat badan bayi, MPASI harus mengandung karbohidrat serta lauk pauk dan sayur mayur yang sebanding. Dan bisa juga anda memberikannya cemilan sehat, ketika diwaktu pagi dan sore hari.

  •  Penjadwalan dalam pemberian MPASI

Umumnya saat bayi mulai menerima pemberian MPASI yaitu sekitar 6 bulan keatas, bayi mulai mengurangi mengkonsumsi ASI dan ini termasuk hal yang wajar dikarenakan bayi telah mendapatkan asupan nutrisi dari pemberian MPASI tersebut. Buatlah jadwal dalam pemberian MPASI sekitar 2 sampai 3 kali sehari, yang tentunya porsi disesuaikan dengan usia bayi. Yang perlu anda perhatikan dalam memberikan MPASI adalah kandungan gizinya, terlebih kalorinya bisa anda tambahkan minyak sayur ataupun keju ke dalam MPASI agar lebih variatif.

Cara tepat dalam menaikkan berat badan bayi yang terlihat kurus

Sekarang bunda udah taukan gimana caranya untuk bisa menaikkan berat badan bayi dengan aman dan tentunya sehat, untuk itu mulailah lakukan secara rutin dan teratur agar bisa memberikan yang terbaik bagi bayi bunda. Ohya jangan lupa juga untuk membaca artikel saya tentang tips ampuh mengatasi rasa sakit pada bayi yang baru tumbuh gigi, semoga bermanfaat…!!!

Senin, 20 Juni 2016

[Tips] Cara Sederhana Atasi Batuk Pilek Pada Anak Tanpa Obat Kimia

Cara Sederhana Atasi Batuk Pilek Pada Anak Tanpa Obat Kimia - Batuk pilek ringan akibat infeksi virus sudah biasa pada balita diatas , penyebabnya karena sistem kekebalan tubuh si kecil belum optimal serta  asupan ASI bayi sudah mulai berkurang sejak mereka mengkonsumsi makanan tambahan, sedangkan ASI adalah salah satu faktor pemberi kekebalan tubuh pada bayi.


Jika si kecil mengalami batuk pilek, kita tidak perlu panik. Para ahli kesehatan anak menjelaskan batuk pilek ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari tanpa harus memberikan obat kimia. Dokter-dokter bahkan tidak merekomendasikan para orang tua untuk memberikan obat batuk pilek pada balita dibawah 4 tahun.

Disadari atau tidak sering muncul salah kaprah bahwa kalau si kecil sakit, harus selalu diberi obat. padahal sebenarnya obat batuk pilek yang banyak beredar dipasaran tidak menghilangkan sumber penyakit. Obat-obat tersebut hanya meredakan tanda-tanda (simptom) dari penyakit bukan menghapus si virus penyebab penyakit.

Mengangani balita yang sedang flu

1. Berikan cairan yang banyak.  berikan ASI sikecil yang masih minum ASI, karena didalam air susu ibu terdapat komponen yang dapat meningkatkan system kekebalan tubuh si kecil. Berikan air putih yang banyak, hindari pemberian jus buah atau minuman bersoda karena dapat menimbulkan iritasi pada tenggorokanya yang sedang sakit.

2. Madu pada balita diatas satu tahun. Bayi dibawah satu tahun tidak direkomendasikan untuk diberikan madu. Madu memang bagus untuk perkembangan tubuh tapi biasanya penanganan madu pada tahap produsi madu tersebut tidak dijamin steril, sehingga berisiko diberikan kepada bayi dibawah satu tahun. Tim atau kukus terlebih dahulu madu selama 15-20 menit sebelum diberikan, jika Bunda tetap ingin memberikan madu pada bayi yang berusia dibawah satu tahun.

3. Hangatkan tubuh si kecil menggunakan minyak telon atau kayuputih. Untuk menambah kenyamanan bernafas, tidurkan si kecil dengan bantal kepala yang lebih tinggi. Untuk mengurangi kekentalan lendir pada hidung, bunda dapat meneteskan larutan saline (garam steril) yang dapat diperoleh di apotek terdekat.

4. Untuk balita diatas 2 tahun, bunda dapat meringankan flu mereka dengan memberikan sup kaldu hangat, atau teh jahe dengan madu. Beberapa terapis herbal merekomendasikan campuran antara jeruk nipis dan madu untuk meringankan batuk sikecil. Campurkan air jeruk dan madu dengan perbandingan 1:1 berikan 1 sendok teh, 3 kali sehari setelah makan.

5. Bila memiliki alat penguapan bisa diberikan penguapan yang dapat dibeli di apotik/ toko alat kedokteran.

Kapan harus menemui dokter?

Jika batuk pilek tidak membaik dalam waktu dua pekan atau batuk menjadi sangat parah sehingga mengganggu pola makan dan tidur si kecil, apalagi disertai muntah dan demam tinggi, Ayah bunda perlu was-was, segera temui dokter untuk berkonsultasi. Ciri lain yang harus diwaspadai diantaranya adalah: Batuk yang disertai lendir atau dahak yang berwarna hijau, kuning, coklat, atau ada bercak darah pada lendirnya, dan bayi atau balita tidak mau makan dan kehilangan berat badan

Selasa, 28 Juli 2015

6 Cara Menggunting Kuku Bayi yang Aman..

Cara Menjaga Kesehatan Kuku Bayi - Perawatan kesehatan pada bayi sangat penting, terutama kuku bayi. Bisa jadi kuku menjadi sarang kuman penyakit yang dapat mengganggu kesehatan bayi Anda. Memotong atau menggunting kuku bayi juga harus memerlukan cara yang tepat dan aman, sebab jika dilakukan dengan asal-asalan akan melukai tangan si bayi.

Cara Memotong Kuku Bayi

Nah, Agar lebih aman saat memotong kuku balita dan supaya tidak mencederai kuku  bayi mungil Anda yang masih kecil, sebaiknya gunakan gunting kuku khusus bayi agar lebih aman. Dengan memakai gunting kuku khusus ini akan lebih memudahkan bagi sang ibu saat menggunting kuku si bayi karena bentuk gunting yang melengkung.

Lalu bagaimanakah langkah tepat dan cara memotong Kuku bayi yang aman? Adapun cara yang tepat dan aman saat menggunting adalah harus melalui beberapa proses seperti berikut agar bayi Anda tetap sehat.

1. Potong Kuku Bayi Setelah Mandi

Waktu yang tepat untuk memotong kuku bayi disarankan setelah bayi dimandikan. Karena jika setelah mandi kuku bayi dalam kondisi lunak setelah terkena air, sehingga akan memudahkan proses pembersihan kuku bayi. Lakukan pemotongan kuku bayi saat sang buah hati tertidur, ini akan memudahkan Anda saat akan memotong kuku karena si kecil tidak banyak bergerak.

2. Membersihkan Kuku Bayi Terlebih Dahulu

Periksa dahulu apakah kuku bayi terdapat kotoran di dalamnya. Jika terdapat kotoran, sebaiknyabersihkan terlebih dahulu kuku bayi. Gunakan cotton bud yang sudah dibasahi dengan air untuk membersihkanya. 

3. Potong Kuku dibawah Pencahayaan Cukup

Kuku bayi yang terlihat kecil akan membuat Anda kesulit saat akan mengguntingnya. Agar lebih aman, sebaiknya carilah tempat yang memiliki pencahayaan cukup saat akan memotong kuku balita Anda. Menggunting kuku dengan cahaya yang kurang dapat berakibat membahayakan tangan si bayi. Semisal, kulit kuku akan terluka akibat saat menggunting kuku terlalu dalam sehingga membuat bayi kesakitan.

4. Gunting Kuku Satu Per Satu

Butuh kesabaran saat menggunting kuku si bayi. Anda harus sangat berhati-hati saat menggunting kuku bayi, lakukan pengguntingan satu per satu. Tidak disarankan langsung menjajarkan kelima jarinya, karena ini akan membuat ibu tidak bisa fokus memegang tangan bayi. Ingat, usahakan memotong kuku bayi jangan sampai terlalu pendek agar jari bayi Anda tidak luka dan terkena infeksi.

5. Menghaluskan Kuku Bayi Setelah selesai Dipotong

Setelah Anda selesai menggunting semua bagian kuku bayi mungil Anda , haluskan semua ujung kuku dengan menggunakan kikir khusus bayi. Lakukan cara ini secara perlahan.

6. Sebaiknya Gunting Kuku Dua Kali Seminggu

Menggunting kuku bayi sebaiknya dilakukan sebanyak dua kali dalam seminggu. Ini dilakukan karena kuku bayi cenderung lebih cepat tumbuh.  Kuku bayi yang terlalu panjang juga dapat membahayakan sang bayi dan dapat melukai wajah bayi sendiri.

Sabtu, 04 Juli 2015

Ini Bunda, Jenis Obat Cacar Air yang Cocok Untuk Anak-Anak

Nutrisi Anak Sehat | Cara Menyembuhkan Penyakit Cacar Pada Anak Dan Jenis Obatnya - Penyakit cacar air kerap kali menyerang Anak-anak, tak luput juga kita pun pernah terkena penyakit ini dulu waktu masih kecil. Lalu sebenarnya apa sih penyebab dan apa ciri-ciri timbulnya penyakit cacar itu? 

Obat cacar Air Dan cara Menyembuhkan cacar air

Penyakit cacar air disebabkan karena sistem kekebalan tubuh melemah, antibody tidak terbentuk dengan sempurna sehingga memungkinkan cacar air untuk menyerang tubuh. Penyakit ini memiliki ciri-ciri bentol-bentol berair, rasa gatal yang amat sangat serta suhu badan meningkat. Hendaknya jika anak Anda terkena cacar air untuk tidak menggaruknya, sebab, cairan cacar air akan mudah menyebar dan menjalar kesetiap tubuh.

Jika anak anda terkena cacar air sebaiknya obati dengan obat cacar yang dianjurkan oleh dokter, yaitu acetaminophen dan ibuprofen yang banyak tersedia di apotik-apotik. Obat ini berguna untuk menurunkan panas pada anak, dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sebaiknya digunakan untuk anak-anak yang terkena cacar dengan dosis yang tepat.

Perlu Anda tahu, untuk menyembuhkan penyakit cacar air membutuhkan kesabaran. Jika memerlukan informasi lebih jelas silahkan periksakan bayi anda ke dokter agar memperoleh penanganan dari dokter.

Rabu, 27 Mei 2015

3 Cara Ampuh Supaya Si Anak Berhenti Nge-Dot atau Ngempeng..

Cara Menghilangkan Kebiasaan Anak Pakai Dot / Ngempeng - Dot atau empeng memang menjadi alat yang biasa digunakan dan terbukti ampuh untuk menenangkan Si Kecil saat rewel atau saat ingin tidur. Namun kalo sudah menjadi kebiasaan Si Anak, kita terkadang merasakan kewalahan sendiri untuk menghilangkan kebiasaanya ketika ia sudah ketergantungan. Jika Dotnya di ambil, seringkali anak malah rewel dan menangis sejadinya. 

Cara Menghentika Kebiasaan Ngempeng

Kebanyakan kasus yang terjadi, anak masih suka dot atau ngempeng sampai usia 3-5 tahun bahkan lebih. Padahal, kebiasaan mengempeng bagi anak ini dapat memberikan efek buruk untuk pertumbuhan gigi anak. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk menghentikan dan menghilangkan kebiasaan ngempeng/ngedot pada anak? Agar anak benar-benar bisa berhenti dari kebiasaan ngempeng, berikut ini cara-cara yang bisa Anda lakukan..

Tips, Trik, Dan Cara Meghilangkan Kebiasaan Ngempong, Ngempeng atau Ngedot Pada Anak


  1. Potong Ujung Dot-nya. Dengan cara memotong ujung Dot ini terbukti ampuh menghentikan kebiasaan yang hobi nge-Dot hingga usianya semakin besar. Langkah ini sangat tepat, sebab anak akan merasa tidak nyaman dengan kondisi dot yang rusak. Si Anak pun cenderung akan membuangnya dan menghilangkan kebiasaan ngedot. 
  2. Ganti Kebiasaan Nge-Dot dengan Hal Lain. Langkah ini juga bisa dilakukan buat Anda yang ingin menghilangkan kebiasaan anak memakai dot. Kebiasaan memakai dot dimalam hari bisa dihilangkan dengan cara menggantinya dengan mainan kesukaan, boneka, atau selimut favorit. Jadi, ketika anak meminta untuk mengempeng, beri pengertian bahwa dengan memeluk boneka kesukaan atau mainan kesukaan itu lebih baik dari pada ngempeng, atau bilang saja "Kan udah gede, malu dong sama temen2 adek kalo masih suka ngempeng". Perlahan, kebiasaan anak yang suka ngedot akan hilang.
  3. Batasi Penggunaan Dot Secara Bertahap. Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan membatasi penggunaan dot secara bertahap. Seperti misalnya saat dirumah pada waktu nonton, selain itu dot tidak diberikan. Kebiasaan mengedot di malam hari sebisa mungkin dihilangkan dengan mengatakan dengan mengatakan "Anak pinter, malam ini tidur nggak pakai empeng ya.." Lama-lama, Anak Anda juga akan terbiasa tanpa dot, dan akan terlepas dari dot kesukaanya.

Semoga tips, teknik, dan Cara Menghilangkan Kebiasaan Anak Memakai Dot atau ngempeng diatas bermanfaat ya bunda.. Share ke yang lain biar informasi ini semakin bermanfaat.. hihi

Kamis, 02 April 2015

Kenapa Bayi Sering Nangis Terus? Kenali 14 Penyebab Berikut Ini Bunda..

Penyebab Bayi SerigMenangis - Apakah Anda pernah mengasuh seorang bayi yang mungil nan lucu…?? Tentu sangat menyenangkan jika ia tidak bertingkah dan hanya bermain dengan lucu, bukan…?? Namun apa jadinya bila bayi yang diasuh justru merengek dan menangis dengan keras bahkan tidak mau berhenti menangis…?? Kita akan dibuat bingung, bukan…??
Download Gambar Bayi Sering Menangis
Nah, Ladies… Kira-kira hal seperti ini normal atau berbahaya ya…?? Well, menangis adalah suatu aktivitas bayi yang normsl karena hanya dengan cara inilah bayi dapat berkomunikasi dengan orang-orang di sekelilingnya. Namun apabila menangisnya sudah melewati batas atau berlebihan, maka harus segera ditangani. Mungkin saja si mungil sedang dalam kesusahan.

Namun kita sebagai orang yang mengasuhnya, tentu akan dibuat kebingungan karena tidak begitu mengetahui penyebab makhluk-makhluk mungil nan menggemaskan ini menjadi menangis.

OK, Ladies… Untuk edisi kali ini kita akan mengulas beberapa faktor yang menyebabkan seorang bayi menjadi menangis. Langsung aja deh kita simak bersama..

1.      Mengantuk. Bayi seringkali mengantuk setiap saat. Namun di saat ia mengantuk, ia susah untuk tidur. Hingga perlu ditidurkan. Di-nina-bobo-kan, dan dibuai.

2.      Lapar. Keadaan yang selalu dialami oleh bayi. Ia ingin menunjukkan bahwa ia lapar dan ingin segera mengisi perutnya dengan ASI sang bunda.

3.      Bosan. Sama halnya dengan manusia dewasa, bayi juga sering merasa bosan apabila ditempatkan di atas ayunan, box bayi, atau ranjang tanpa ada diselingi aktivitas lain. Maka ajaklah si kecil untuk bermain dengan Anda.

4.      Kesepian. Sama halnya dengan bosan yang dialami sang bayi mungil. Ia juga butuh refreshing layaknya orang dewasa. Hanya saja caranya yang sedikit berbeda dan halus. Bawalah bayi berjalan-jalan dan melihat taman.

5.      Kolik. Jika bayi menangis terus menerus setiap malam, tidak mau disusui, dipeluk, digendong dan berbagai cara lain. Kemungkinan disebabkan oleh kolik. Maka segera periksakan ke dokter dan ditangani.

6.      Sendawa. Bayi dapat saja menelan udara secara tidak sengaja. Maka keluarkan angin tersebut dengan cara menepuk-nepuk lembut punggung bayi.

7.      Ingin mengempeng.Sama halnya saat lapar. Bayi akan menangis saat ia ingin menyusu pada sang bunda.

8.      Pipis dan Pupup. Kedua hal ini dapat membuat bayi tidak nyaman, karena cairan yang dikeluarkannya akan lengket pada kulit bayi yang sangat sensitif. Segera periksa popok bayi dan ganti dengan popok yang kering serta bersih.

9.      Terlalu lama dipeluk. Saat bayi terlalu lama dipeluk atau digendong akan menyebabkan keram dan pegal pada tubuh rentannya. Maka segeralah untuk menempatkan kembali si kecil di atas alas lembut seperti kasur misalnya untuk kembali meregangkan otot muda si kecil.

10.  Lelah. Akibat yang satu ini acap kali terjadi pada bayi. Segeralah untuk mengusuknya dengan lembut dan penuh perasaan agar badannya kembali nyaman dan segar.

11.  Kepanasan. Cobalah untuk memeriksa tubuhnya. Apabila terlihat keringat mulai membasahi bajunya, maka Anda dapat mereduksi pakaian yang dikenakan oleh si kecil.

12.  Tidak nyaman. Hal ini dapat terjadi karena beberapa hal seperti yang telah disebutkan di atas. Maka jalan satu-satunya adalah untuk kembali membuat si kecil menajdi senyaman mungkin.

13.  Kedinginan. Lihat dan rasakan suhu sekitar. Apabila terasa cukup dingin. Maka pakaikan jaket atau selimut pada si kecil untuk menjaga suhu tubuhnya tetap hangat dan stabil.

14.  Over-stimulasi. Keadaan seperti suara terlalu bising, lampu terlalu terang, kamar terlalu gelap bisa membuat bayi menjadi sangat tidak nyaman. Cobalah untuk mencari apa-apa saja yang membuat si kecil tidak nyaman. Setelah itu, buatlah suasana menjadi sedikit lebih santai. Bawa ia ke ruangan yang lebih tenang dan ajak ia bernyanyi dengan suara lemah lembut sampai suasana hatinya menjadi tenang.


Senin, 12 Januari 2015

Ini Posisi Duduk yang Benar Buat Ibu Hamil, Terapin Ya Bunda..!

Tips Kesehatan Ibu dan Bayi - Jika Anda sedang Hamil, jangan anggap remeh dengan posisi duduk Anda. Posisi duduk sangat berpengaruh bagi kesehatan ibu dan tumbuh kembang buah hati.

Posisi duduk yang paling tepat bagi ibu hamil adalah dengan duduk dalam keadaan punggung tegak, Anda bisa melakukanya dengan mengganjal punggung Anda menggunakan bantal agar lebih nyaman dan rileks. Anda pun dapat melakukan beberapa cara duduk yang baik saat posisi hamil, seperti yang dikutip dari laman ayahbunda.co.id (12/01/15) berikut ini.

Posisi Duduk Untuk Ibu Hamil Agar Sehat Dan Aman

Posisi Duduk Untuk Ibu Hamil Yang Aman


  1. Sebaiknya duduk dengan posisi punggung yang tegak, sedangkan posisi paha disejajarkan dengan lantai. Dan telapak kaki harus menempel pada lantai.
  2. Agar lebih terasa nyaman, ganjal bagian belakang punggung menggunakan bantal yang empuk. Sebisa mungkin hindarkan duduk dengan posisi menyilangkan kaki.
  3. Jika Anda terlalu lama duduk di depan meja untuk melakukan banyak pekerjaan kantor, sebaiknya  sisihkan waktu sejak untuk melakukan peregangan-peregangan ringan. Akan lebih baik jika melakukan peregangan minimal setiap jam sekali. Ini bertujuan untuk memperlancar peredaran darah.

    Posisi ini bisa Anda lakukan ketika duduk diatas kursi. Namun jika Anda hendak duduk dilantai, posisi yang tepat bagi ibu hamil adalah dalam posisi tegak, punggung diganjal dengan bantal, dan posisi kaki di selonjorkan.

    Selasa, 23 Desember 2014

    4 Cara Mengatasi Alergi Pada Anak.. Sudah Banyak yang Sukses Lho Bunda..!

    Cara Mengobati Alergi Pada Kulit Bayi - Alergi pada anak bisa saja terjadi akibat menurunya sistem kekebalan tubuh, umumnya tubuh sangat hipersensitif terhadap lingkungan dan benda-benda tertentu yang menyebabkan alergi pada bagian tubuh seperti kulit, pernafasan dan mata. Sebaiknya jika anak balita Anda mengalami gejala alergi, sesegera mungkin ditangani agar hal ini tidak berlanjut hingga dewasa nantinya.

    Gambar Cara Mengobati Alergi Pada Anak

    Alergi sendiri sebenarnya tidak menular, hanya saja faktor genetik bisa saja menjadi pemicu utama terjadinya alergi pada balita Anda. Faktor keturunan ini memiliki kemungkinan sangat besar untuk terjadinya alergi pada anak, yaitu sekitar 70%.

    Gejala Alergi Pada Anak Dan Balita

    Sebelum Anda memutuskan untuk menangani masalah Alergi ini, sebaiknya kenali terlebih dahulu gejala-gejala ataupun ciri-ciri alergi pada anak Anda. Beberapa jenis alergi pada bayi atau balita bisa saja dikenali lebih mudah. Namun, ada beberapa gejala yang sulit untuk dikenali karena sebab-sebab lain, seperti mirip dengan penyakit tertentu.
    • Munculnya bentol-bentol merah pada kulit 
    • Mata merah dan berair.
    • Diare
    • Anak sering menggaruk-garuk, sepertinya ada sesuatu yang mengganggu di bagian tubuhnya
    • Balita mudah pilek dan bersin-bersin.
    • Sesak napas

    Jenis Alergi Dan Cara Mengatasi Alergi Pada Anak

    Setiap anak atau balita memiliki jenis alergi yang berbeda-beda, tentunya cara penanganan dan cara mengobati pun memiliki perbedaan. Berikut ini adalah macam-macam alergi dan cara mengobati dan mengatasi masalah alergi:

    1. Alergi pada saluran pernapasan berupa asma dan flu.
    • Jika balita anda sering bersin-bersin atau asma akibat alergi, sebaiknya segera bawa ke are terbuka dengan udara yang bersih. Jangan lupa untuk membersihkan seluruh ruangan dari debu. Serta hindarkan balita Anda dengan kontak langsung dengan tanaman berbunga, bisa saja serbuk sari bunga menjadi pemicu timbulnya reaksi alergi pada saluran pernapasan.
    2. Alergi berupa diare akibat pencernaannya hipersensitif.
    • Sumber alergi bisa saja diakibatkan oleh makanan-makanan tertentu. Jika balita anda mengalami alergi ini sebaiknya jangan beri makanan yang mengandung biji-bijian, cabai, cuka, merica, udang, atau makanan seafood lainnya yang dapat memicu terjadinya alergi.
    3. Alergi berupa mata merah 
    • Mata merah pada bayi dan anak kemungkinan besar terjadi karena alergi. Langkah paling tepat mengatasi masalah ini adalah dengan memberikan obat tetes mata. Jika mata anak merasa gatal, cegahlah bila balita anda mengucek-ucek mata.
    4. Alergi berupa kulit bentol-bentol merah. 
    • Ini bisa saja diakibatkan oleh alergi terhadap makanan-makanan tertentu, bedak, dan digigit serangga. Mengonsumsi makanan mengandung alergen (pemicu alergi) seperti seafood dan  udang juga berpeluang terjadinya alergi.
    • Namun jika kulit Anak anda mengalami bentol memerah yang terasa gatal akibat alergi, olesi seluruh bagian tubuh dengan lotion kalamin, bedak, minyak tawon  dan kayu putih agar rasa gatal pada kulit berkurang.

     Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi dan mengobati alergi pada balita Anda. Semoga Artikel tersebut bermanfaat.

    Minggu, 07 Desember 2014

    4 Jenis Penyakit Kulit yang Paling Sering Diderita Anak

    NutrisiAnakSehat | Jenis-jenis Penyakit Kulit Anak - Penyakit kulit pada anak dapat diidentifikasi lebih dini dengan mengenali tanda-tanda umum yang tak biasa. Sebab, bayi dan balita memang sangat rentan terhadap jenis penyakit kulit, ini diakibatkan sistem pertahanan tubuh balita dan anak-anak belum tumbuh secara sempurna.


    Jenis penyakit kulit yang biasa menyerang bayi, balita dan anak-anak adalah biang keringat. Perkembangan bakteri akibat keringat yang terhambat dalam kulit mudah sekali berkembang, ini bisa terjadi akibat pakaian yang digunakan terlalu tebal, panas, atau tidak menyerap keringat. Sehingga bakteri dalam keringat menempel pada kulit sensitif bayi. Untuk mengetahui lebih jauh tentang jenis-jenis penyakit kulit pada bayi, balita dan anak-anak, berikut kami kutipkan informasi dari Liputan6.com.


    Macam-macam Penyakit Kulit Pada Bayi, Balita Dan Anak-Andak


    1. Biang keringat

    Penyakit kulit akibat biang keringat ini biasa timbul pada bayi dan anak-anak. Adapun faktor utama penyebab munculnya biang keringat yaitu pori-pori saluran pembuangan keringat terhambat. Penyakit kulit jenis ini bisa ditantai dengan kemunculan bintik-bintik merah di beberapa bagian tubuh, seperti kepala, leher dan bahu. Biasanya anak akan merasakan panas dan gatal yang diakibatkan biang keringat.

    2. Penyakit Kutil Kulit

    Kutil pada kulit ternyata bisa menular, medianya dengan cara bersentuhan dengan orang lain yang terinfeksi papilloma. Di setiap kasus yang sering kita jumpai, kutil biasa tumbuh di bagian tangan atau di jari. Langkah tepat menyembuhkan dan membunuh penyebaran kutil agar tidak menyebar adalah dengan cara mencabutnya sampai ke akar-akarnya, lalu balut menggunakan perban.

    3. Penyakit Kurap Pada Kulit

    Penyakit kulit jenis kurap biasanya terjadi pada Anak-anak, munculnya penyakit kulit jenis ini disebabkan oleh infeksi dan timbulnya jamur yang hidup di dalam rambut, kuku dan kulit mati. Gejala umum yang sering ditemui  biasanya kulit terlihat kemerahan dan bersisik, kemudian membentuk pola seperti cincin. Jika tidak segera diobati biasanya kulit akan terkelupas, gatal yang amat sangat dan melepuh. Langkah tepat mengantisipasi dan mengobati penyakit kurap adalah dengan menggunakan salep anti jamur yang banyak tersedia di apotik-apotik terdekat.

    4. Penyakit Kulit Impetigo 

    Penyakit kulit Jenis Impetigo terjadi akibat kulit terkena infeksi bakteri yang bernama stafilokokus . Penyakit kulit Impetigo dapat dikenali dengan warna kulit kemerahan atau melepuh berisi cairan dan berkerak. Jika anak anda terkena Impetigo, sebaiknya cegah anak anda agar tidak menggaruk-garuk. Sebab penyakit ini dapat menyebar dengan cepat ke seluruh bagian kulit tubuh yang lainya. Bisa dibilang hampir sama seperti jenis penyakit cacar air pada kulit. Untuk mengobati penyakit Impetigo ini, sebaiknya gunakan obat antibiotik untuk menghentikan penyebaran firus dan menekan rasa gatal yang diderita anak.